Menparekraf Sandiaga Uno Minta Game Fortnite Diblokir karena Hancurkan Ikon Mirip Kabah

Johnny menegaskan Kementerian Kominfo terus mendalami dan menelusuri konten terkait dan akan melakukan penindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku

TamanPendidikan.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno menginstruksikan jajarannya untuk mengkaji kemudian memblokir game “Fortnite” agar tidak dimainkan oleh anak-anak.

Dikutip melalui keterangannya pada Senin (5/7), salah satu hal yang mempengaruhi keputusan tersebut, adalah “Fortnite” mewajibkan pemainnya untuk menghancurkan sebuah bangunan mirip Kabah.

Selain itu, alasan lainnya adalah karena “Fortnite” secara langsung bertentangan dengan nilai-nilai luhur, khususnya keagamaan. Permainan itu pun dinilainya dapat memicu perilaku tidak menghormati antar umat beragama, mendorong aksi kekerasan dan berpotensi penistaan agama.

TamanPendidikan.com

Game 1.jpg

“Lima kali sehari minimal kita menghadap Kabah, dari mana pun kita di dunia untuk menunaikan salat wajib atau salat sunnah. Dan di game ini saya diberitahu bahwa ada Ikon yang dinilai mirip Kabah yang harus dihancurkan untuk mendapatkan senjata baru dan naik ke level berikutnya,” kata Menteri Sandiaga.

“Ini yang menurut saya sangat bertentangan dengan nilai-nilai luhur, terutama dari segi keagamaan, termasuk kerukunan beragama, ini suatu hal yang sangat sensitif,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan pihaknya mengkaji konten video dalam game daring Fortnite yang memuat ikon mirip Kabah. Untuk menindaklanjuti beredarnya konten tersebut, Johnny mengatakan Kementerian Kominfo telah menggandeng pihak kepolisian.

“Merespon beredarnya video dalam game daring Fortnite yang memuat ikon yang dinilai mirip Kabah, Kementerian Kominfo telah mengkaji konten yang dimaksud,” ujar Johnny Selasa.

Johnny mengatakan, berdaTamanPendidikan.com

Game 2.jpg

sarkan hasil penelusuran, konten tersebut dipublikasikan pada 17 Februari 2019 di kanal Youtube. Adapun pihak Fortnite, kata Johnny, telah mengklarifikasi bahwa elemen yang termuat dalam video tersebut merupakan user generated content (UGC) yang dibuat oleh pengguna dalam bentuk ‘Creativity Mode’.

“Kementerian Kominfo sedang berkoordinasi kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk menelusuri dan menindak pelaku yang mengkreasi konten tersebut,” ujar Johnny.

Johnny menegaskan Kementerian Kominfo terus mendalami dan menelusuri konten terkait dan akan melakukan penindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku jika ditemukan pelanggaran di ruang digital.

About Faisal

Semakin keras kamu bekerja untuk sesuatu, semakin besar perasaanmu saat mencapainya

Check Also

Maia Estianty Bongkar Sifat Mulan Jameela Selama Jadi Rekan Duet, Puji Sifat Profesional

Penelitian: Ini Penyebab Orang Cerdas Susah Mendapat Pasangan

matamata.com Ada banyak alasan kenapa seseorang jomblo, apalagi memilih pasangan bukanlah hal yang gampang. Sebagian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *